Skip to main content

Posts

SOAL BAHASA ARAB

 1. بسم الله ولجنا و بسم الله خرجنا وعلى الله توكلنا بسم الله pada ungkapan doa ini sebagai apa? 2. السلام عليكم ورحمة الله وبركاته  Apa i'rob dari رحمة الله dan بركاته  pada ucapan salam tersebut? Jelaskan alasannya! 3. الله أكبر و لله الحمد Pada bacaan ini terdapat 2 mubtada'. Jelaskan yang menjadi mubtada' dan yang menjadi khobarnya! 4. طلب العلم خير من طلب المال Jelaskan ada berapa syibhul jumlah pada ungkapan di atas! 5. إن السمع والبصر والفؤاد كل أولئك كان عنه مسؤولا  Pada ayat di atas terdapat huruf nasikh yang memiliki isim dan khobar. Sebutkan apa huruf nasikh tersebut. Jelaskan mana isimnya dan khobarnya!

KAIDAH PRESENTASI MENURUT ULAMA NAHWU

بسم الله الرحمن الرحيم Berikut ini kaidah dalam menulis berita atau peristiwa, menyampaikan ide, mempresentasikan makalah tentang satu tema, atau memaparkan hasil tulisan berupa skripsi. Sebelumnya kami kemukakan definisi kalam yang dimaksud oleh para Ulama Nahwu الكلام عند النحويين هو اللفظ المركب المفيد بالوضع العربي فائدة يحسن السكوت عليها. - والكلام عند اللغويين هو القول وما كان مكتفيا بنفسه في أداء المراد منه. - المراد باللفظ الصوت المشتمل على بعض الحروف الهجائية تحقيقا أو تقديرا. وخرج باللفظ، الإشارة والكتابة والعقد بنحو الأصابع الدالة على أعداد مخصوصة والنصب. - المراد المفيد ما أفاد فائدة يحسن سكوت كل من المتكلم والسامع عليها. - المراد بالوضع أي بالقصد، وهو أن يقصد المتكلم بما يلفظ به مما وضعته العرب إفادة السامع. Selanjutnya inilah kaidah yang dimaksud. Silahkan dibaca dengan seksama dan difahami maksudnya dengan benar. إذا تكلم أحدكم أن تكون الألفاظ عذرا لا يمل سماعها وأن تكون المدلولات صحيحة يمكن وقوعها، فليس كل لفظ مقبولا ولا كل مدلول معقولا، وأن يراعي الاعتدال في المقال، فإ...

TIGA KEADAAN MANUSIA DAN MANAJEMEN EFEKTIF

  Dalam kehidupan di dunia yang fana ini, hanya terdapat tiga keadaan manusia. Dalam keadaan senang dan sedih, sama saja terdapat tiga kondisi ini. Bagi seorang mukmin atau orang kafir, sama saja terdapat tiga keadaan ini. Tiga keadaan ini menggambarkan kondisi mereka. Apa saja tiga keadaan itu? Uraian sederhana ini akan menjelaskan tiga hal ini. Tiga keadaan tersebut adalah keadaan berbaring, keadaan duduk dan keadaan berdiri. Sebagian menganggap tiga hal ini merupakan tiga tahapan manusia dalam membangun kekuatannya. Sebagian lagi menyangka bahwa tiga keadaan ini tidak memiliki nilai dan pelajaran apa-apa, karena merupakan kondisi wajar yang dialami manusia. Menurut penulis, ketiganya merupakan keadaan lengkap seorang manusia, yang bisa dilakukan secara bergantian. Dinamika gerakan manusia dalam kehidupan tampak pada ketiganya, yaitu berbaring, duduk dan berdiri. Kajian terhadap ketiganya bisa dihubungkan dengan aspek kehidupan manusia, bahkan pada seluruh aspeknya. Berbaring ada...

HASAD ATAU DENGKI HANYA ADA PADA HATI YANG SAKIT

  Sudah menjadi ketetapan bahwa manusia itu menjadi baik jika hatinya baik. Hal ini sudah dijelaskan dalam riwayat hadits, Nabi saw bersabda “Sungguh dalam diri manusia ada segumpal darah. Apabila dia baik, maka baik pula seluruh amal perbuatannya. Dan apabila dia buruk, maka buruk pula seluruh amal perbuatannya. Ketahuilah dia adalah hati”. Untuk menjadikan hati ini baik, maka tidak ada jalan lain kecuali kita membersihkan hati ini dari penyakit-penyakit hati. Hasad merupakan salah satu penyakit hati dan termasuk penyakit yang ganas dan sangat berbahaya. Hasad ini menyebabkan retaknya hubungan di antara manusia. Di samping itu, spirit hasad bertentangan dengan spirit mencinta dan bersaudara ( ruhu al-Hubb wa al-Ikho’ ) yang sangat ditekankan dalam Islam. Sebagai Muslim, mencintai saudara kita sesama muslim - dalam kebaikan- menjadi salah satu alat mengukur kesempurnaan iman kita. Rasulullah saw dalam riwayat Bukhori Muslim bersabda: لَا يُؤْمِنُ أحَدُكم حتّى يحبّ لأَخِيه ما ...

Sistem Pembinaan Peserta Didik menurut QS Al Kahfi ( Kajian Tafsir Tarbawi )

SISTEM PEMBINAAN PESERTA DIDIK DALAM Q.S. AL KAHFI AYAT 65-82 (STUDI TAFSIR PENDIDIKAN) Pada umumnya, kajian mengenai manajemen kesiswaan bersumber dari kajian para  peneliti  mengikuti  teori  manajemen  dalam  industri.  Siswa  sebagai  peserta  didik kerap  kali  dianggap  sebagai  input,  yang  biasanya  dalam  industri  dianggap  sebagai bahan  baku  yang  nantinya  akan  dikelola  sehingga  menjadi  produk  yang  diterima masyarakat. Karena itu, kajian pembinaan peserta didik masih jarang yang bersumber dari ayat-ayat Alquran. Di samping itu, kajian secara praktis dari ayat al-qur'an belum banyak dilakukan oleh para penulis (peneliti).    Berangkat dari kondisi di atas, maka penulis melakukan kajian khusus terkait dengan  pembinaan  siswa  atau  peserta  didik  dalam  manajemen  kesis...

Amtsilah Tasrifiyah Karya Syeikh Muhammad Maksum bin Ali

Kitab amtsilah tasrifiyah adalah kitab rujukan bagi setiap santri yang ingin memiliki kemampuan membaca kitab. Di dalamnya sebagaimana namanya contoh berisikan contoh-contoh tasrifan baik istilahi ataupun tashrif lughowi. Bagi santri awal, menghafal contoh-contoh dalam kitab ini merupakan kegiatan yang harus dilakukan. Dan itu merupakan langkah awal sebelum memahami ilmu Shorof dan cara mentasrif Isim atau pun fi'il. Untuk tahap awal maka semua santri yang belajar bahasa Arab maka perlu melalui tahap latihan membaca semua amtsilah (contoh-contoh) Isim dan Fiil yang ada pada kitab Amtsilah Tasrifiyah. Syekh Muhammad Maksum bin Ali, kesimpulan penulis, sudah melakukan penelitian secara menyeluruh sehingga mampu menghadirkan contoh yang komprehensif mencakup semua informasi tentang Fiil dan Isim sesuai dengan wazan tertentu.  berikutnya, kami tautkan link kitab Amtsilah Tasrifiyah bagi santri dan mahasiswa yang sudah pasti sangat bertumpu pada kitab ini dalam berinteraksi dengan bahas...

MASYARAKAT BELAJAR DAN BELAJAR MASYARAKAT, Kesadaran Sosial untuk sukses bersama-sama

Kesadaran   belajar pada konteks social masyarakat membentuk satu “Masyarakat Belajar”.  Dalam “Masyarakat Belajar”, seluruh anggota bertanggung jawab atas perkembangan belajar setiap anggota kelompoknya.  Mereka harus berupaya membuat seluruh anggota kelas mencapai tujuan pembelajaran secara bersama-sama dengan cara belajar bersama, saling bertanya dan menjawab, saling membantu, tidak ada yang mendominasi dan   tidak ada kompetisi. Dalam “Masyarakat Belajar”, setiap peserta didik percaya bahwa setiap anggota kelompok memiliki pengalaman dan pengetahuan penting yang dia sendiri tidak atau belum memilikinya. Setiap pengalaman   layak dikomunikasikan baik secara l i san (untuk dibicarakan dan didengarkan)   maupun tertulis (untuk ditulis dan dibaca). Semua anggota yakin bahwa apabila pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki masing-masing anggota itu saling dipertukarkan, maka seluruh anggota akan memiliki pengetahuan dan pengalaman yang kaya....