Skip to main content

KAIDAH PRESENTASI MENURUT ULAMA NAHWU

بسم الله الرحمن الرحيم

Berikut ini kaidah dalam menulis berita atau peristiwa, menyampaikan ide, mempresentasikan makalah tentang satu tema, atau memaparkan hasil tulisan berupa skripsi.
Sebelumnya kami kemukakan definisi kalam yang dimaksud oleh para Ulama Nahwu

الكلام عند النحويين هو اللفظ المركب المفيد بالوضع العربي فائدة يحسن السكوت عليها.
- والكلام عند اللغويين هو القول وما كان مكتفيا بنفسه في أداء المراد منه.
- المراد باللفظ الصوت المشتمل على بعض الحروف الهجائية تحقيقا أو تقديرا. وخرج باللفظ، الإشارة والكتابة والعقد بنحو الأصابع الدالة على أعداد مخصوصة والنصب.
- المراد المفيد ما أفاد فائدة يحسن سكوت كل من المتكلم والسامع عليها.
- المراد بالوضع أي بالقصد، وهو أن يقصد المتكلم بما يلفظ به مما وضعته العرب إفادة السامع.

Selanjutnya inilah kaidah yang dimaksud. Silahkan dibaca dengan seksama dan difahami maksudnya dengan benar.
إذا تكلم أحدكم أن تكون الألفاظ عذرا لا يمل سماعها وأن تكون المدلولات صحيحة يمكن وقوعها، فليس كل لفظ مقبولا ولا كل مدلول معقولا، وأن يراعي الاعتدال في المقال، فإن الإطناب قد يكون مملا، كما أن الإيجاز قد يكون مملا. إن يكن الكلام من فضة فإن السكوت من ذهب. ولا تهرف بما لا تعرف.
وزن الكلام إذا نطقت فإنما # يبدي عقول ذوي العقول المنطق.
Demikian apa yang bisa diketengahkan dalam uraian ini semoga bermanfaat di dunia dan di akhirat.
والحمد لله رب العالمين

Comments

Popular posts from this blog

Amtsilah Tasrifiyah Karya Syeikh Muhammad Maksum bin Ali

Kitab amtsilah tasrifiyah adalah kitab rujukan bagi setiap santri yang ingin memiliki kemampuan membaca kitab. Di dalamnya sebagaimana namanya contoh berisikan contoh-contoh tasrifan baik istilahi ataupun tashrif lughowi. Bagi santri awal, menghafal contoh-contoh dalam kitab ini merupakan kegiatan yang harus dilakukan. Dan itu merupakan langkah awal sebelum memahami ilmu Shorof dan cara mentasrif Isim atau pun fi'il. Untuk tahap awal maka semua santri yang belajar bahasa Arab maka perlu melalui tahap latihan membaca semua amtsilah (contoh-contoh) Isim dan Fiil yang ada pada kitab Amtsilah Tasrifiyah. Syekh Muhammad Maksum bin Ali, kesimpulan penulis, sudah melakukan penelitian secara menyeluruh sehingga mampu menghadirkan contoh yang komprehensif mencakup semua informasi tentang Fiil dan Isim sesuai dengan wazan tertentu.  berikutnya, kami tautkan link kitab Amtsilah Tasrifiyah bagi santri dan mahasiswa yang sudah pasti sangat bertumpu pada kitab ini dalam berinteraksi dengan bahas...

Kerangka Berpikir : Konsep Kepemimpinan dalam Ilmu Shorof

Marilah kita sedikit keluar dan bertanya-tanya, apakah terdapat kesesuaian antara ilmu kepemimpinan yang umumnya dibahas dalam ilmu perilaku organisasi dan ilmu shorof yang pembahasannya dalam ilmu Bahasa. Jawaban dari pertanyaan ini muncul dari sebuah keyakinan yang sudah menjadi consensus bahwa sumber ilmu pengetahuan itu hanya satu yaitu dari Alloh swt yang Maha Mengetahui. Sehingga dengan kerangka ini konsep integrasi ilmu ahir-ahir ini sangat relevan. Konsep interpretasi dan komparasi bisa dimungkinkan dengan mendekatkan keduanya. Dalam kajian ini, misalnya kita urai sedikit bahwa proses kepemimpinan dapat berjalan jika memenuhi unsur-unsur  yang meliputi; a da yang memimpin atau pemimpin, a da yang dipimpin , a da kegiatan pencapaian tujuan dan, a da tujuan / target sasaran . Dalam ilmu shorof 4 unsur ini terwakili oleh ada wazan, ada mauzun, ada shighot, dan ada proses tashrif. Lebih luas lagi dalam pembahasan dan bisa dikembangkan. Mengapa ilmu shorof dijadik...