Skip to main content

Selalu Ada Haraban Baik, Pesan Perubahan dalam Dinamika

Alhamdulillah, ketika saya melewati jalan menuju kampus, saya melihat alam berubah menjadi hijau. Rumput-rumput tumbuh di sekitar ladang-ladang yang mulai digarap dan dibajak oleh petani. Lalu, ditanamlah beberapa ladang yang sudah tumbuh bibit jagung, menyapa alam. Alhamdulillah, segala puji bagi Allah. Alam yang tadinya berdebu dan panas terik, kini berubah menjadi alam yang hijau, basah, dan lembap. Ini adalah kesyukuran bagi kita umat manusia yang memberikan pelajaran bahwa alam ini akan selalu berubah, dan setiap perubahan itu akan memberikan harapan besar.

Tidak selamanya yang kering akan tetap kering, begitu pula dengan yang basah tergenang, tidak selamanya akan tetap tergenang. Ada saatnya hujan datang, Allah menurunkan rahmat, dan pohon-pohon mulai bersemi, memberikan harapan pasti kepada semua manusia. Melihat bunga tumbuh menjadi buah, daun-daun baru menggantikan yang lama, memberikan semangat bahwa kita berada dalam dinamika alam yang Allah kehendaki untuk kita semua.

Namun, perlu diingat bahwa sebelumnya, panas terik disertai banyak debu yang menyerang mata. Di musim hujan ini, ada genangan air yang membuat jalan licin saat lembap. Oleh karena itu, diperlukan kehati-hatian dan kewaspadaan. Ini mengandung pelajaran bahwa dalam kondisi dan situasi apapun, kita harus selalu waspada, bersiap-siap, dan berhati-hati. Kecelakaan dan bencana dapat menimpa kita. Manusia adalah makhluk yang memiliki dua unsur, yaitu lahiriah dan batiniah. Penuhi keduanya, insyaallah, manusia akan menjadi makhluk yang berbahagia di dunia ini. Itulah pesan pada kesempatan hari ini. Semoga Alloh SWT menjadikan kita semua bahagia di dunia akhirat. Amin. Wallohu A'lamu.

Comments

Popular posts from this blog

Amtsilah Tasrifiyah Karya Syeikh Muhammad Maksum bin Ali

Kitab amtsilah tasrifiyah adalah kitab rujukan bagi setiap santri yang ingin memiliki kemampuan membaca kitab. Di dalamnya sebagaimana namanya contoh berisikan contoh-contoh tasrifan baik istilahi ataupun tashrif lughowi. Bagi santri awal, menghafal contoh-contoh dalam kitab ini merupakan kegiatan yang harus dilakukan. Dan itu merupakan langkah awal sebelum memahami ilmu Shorof dan cara mentasrif Isim atau pun fi'il. Untuk tahap awal maka semua santri yang belajar bahasa Arab maka perlu melalui tahap latihan membaca semua amtsilah (contoh-contoh) Isim dan Fiil yang ada pada kitab Amtsilah Tasrifiyah. Syekh Muhammad Maksum bin Ali, kesimpulan penulis, sudah melakukan penelitian secara menyeluruh sehingga mampu menghadirkan contoh yang komprehensif mencakup semua informasi tentang Fiil dan Isim sesuai dengan wazan tertentu.  berikutnya, kami tautkan link kitab Amtsilah Tasrifiyah bagi santri dan mahasiswa yang sudah pasti sangat bertumpu pada kitab ini dalam berinteraksi dengan bahas...

KAIDAH PRESENTASI MENURUT ULAMA NAHWU

بسم الله الرحمن الرحيم Berikut ini kaidah dalam menulis berita atau peristiwa, menyampaikan ide, mempresentasikan makalah tentang satu tema, atau memaparkan hasil tulisan berupa skripsi. Sebelumnya kami kemukakan definisi kalam yang dimaksud oleh para Ulama Nahwu الكلام عند النحويين هو اللفظ المركب المفيد بالوضع العربي فائدة يحسن السكوت عليها. - والكلام عند اللغويين هو القول وما كان مكتفيا بنفسه في أداء المراد منه. - المراد باللفظ الصوت المشتمل على بعض الحروف الهجائية تحقيقا أو تقديرا. وخرج باللفظ، الإشارة والكتابة والعقد بنحو الأصابع الدالة على أعداد مخصوصة والنصب. - المراد المفيد ما أفاد فائدة يحسن سكوت كل من المتكلم والسامع عليها. - المراد بالوضع أي بالقصد، وهو أن يقصد المتكلم بما يلفظ به مما وضعته العرب إفادة السامع. Selanjutnya inilah kaidah yang dimaksud. Silahkan dibaca dengan seksama dan difahami maksudnya dengan benar. إذا تكلم أحدكم أن تكون الألفاظ عذرا لا يمل سماعها وأن تكون المدلولات صحيحة يمكن وقوعها، فليس كل لفظ مقبولا ولا كل مدلول معقولا، وأن يراعي الاعتدال في المقال، فإ...

Manusia Berbincang Ilmu

Oleh : Damanhuri Ilmu merupakan media memperoleh kebahagiaan di dunia dan di akhirat. Sebagaimana hadits masyhur Rosulullah saw menyampaikan untuk memperoleh kebahagiaan di dunia dan di akhirat hendaklah dengan ilmu.  Allah swt meninggikan derajat orang yang berilmu dan orang yang beriman, mereka memiliki derajat yang tinggi di sisi Allah swt. Ilmu dan iman merupakan dua hal yang saling menguatkan, berangkat dari ilmu maka iman semakin kokoh begitu juga sebaliknya berangkat dari iman maka proses ber-ilmu semakin semangat dan kuat.  Begitu pentingnya ilmu itu maka Islam mewajibkan umatnya untuk belajar, dengan konsep belajar seumur hidup (long live education). Belajar bagi seorang muslim sudah menjadi kebutuhannya bukan sekadar hanya melaksanakan kewajiban.  Seorang muslim meyakini bahwa yang mengajarkan ilmu adalah Allah swt, Al-Aliim. Sehingga pemilik ilmu adalah Dia, Allah yang maha Mengetahui. Keyakinan ini sebagai prinsip dasar dalam proses m...